Minggu, 04 Desember 2011

about me

Nama lengkap saya andini rizka aprisela, biasa di panggil andin. Kalau ada yang manggil selain itu aku agak marah. apalagi rizka, ada pengecualian untuk panggilan itu. rizka just for special one. <3 . sekolah di MANSDA sekarang kelas sebelas ipa enam, PARADISE (pelajar rajin dari sains enam). Bernonor absen dua. Dan nomor induknya 10276. Punya guru TIK yang baik hati, baik banget, namanya pak Nanang, sayang aku gak tau nama lengkapnya, lha pas kenalan Cuma bilang gitu, hehehe. Terus punya wali kelas yang juga super baik hati namanya pak Amik Amri Rahmadi S.Pd, M.Pd. sebangku sama Putri maulidiyah, tapi kelompok blognya sama ismu wahyu, soalnya putri sama ucik lailatul. Aku lahir dari ibu yang baik hati bernama Alfiyah dan ayah bernama Sutiyo pada tanggal 21 April 1995. Tk di TK. Pelita Surabaya, SDN Gelam 1, SMPN 1 Tanggulangin sama nur zahrotul, sekarang di MAN Sidoarjo kenal sama orang-orang baru termasuk punya guru TIK yang baru J

suramadu

jembatan ini menghubungkan antara pulau jawa dan pulau madura, hayo pulaunya siapa?... jujur, aku sih ga pernah kesana, tapi aku tau banyak informasi dari banyak orang. Kalau disana dilarang buat dipakai teke a picture, stop on the street, walking-walking, and other. Mungkin jika aku kesana dan melewati jembatan itu dari surabaya menuju madura, aku akan menyesal, selain tak ada sanak saudara di sana, sangat kurang sekali tempat yang dapat di kunjungi dan di nikmati keindahannya bagi para visitors, tourist atau backpacker. Tidak ada wahana pernainan, tidak ada villa. Ketika sampai diujung jembatan yang memijak madura, suasana yang tercipta “sepi”, hanya tinggal pasir putih yang senyap.

jembatan gantung

Jembatan gantung kutaikartanegara runtuh. Jembatan ini mulai di bangun pada tahun 1995, waw, gua baru lahir tuh. Dan diresmikan pada tahun 2001, kalo itu pas gua pindahan ke gelam kelurahan, kec. Candi kab. Sidoarjo. Lama juga yah waktu pembangunannya, enam tahun. Bangunan megah itu menjadi kebanggaan warga Kalimantan Timur, yang kini hanya tinggal puing di sungai mahakam. Banyak menelan korban, baik tewas maupun luka-luka, ih ngeri. Dulu pada awal peresmiannya diperkirakan mampu bertahan hingga kureng labih 50 tahun. Namun karena sering tertabrak, meleset sangat jauhlah jadinya. Yang di tahun ke-10 saja kini sudah tinggal nama. Lalu, siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan dan penderitaan korban?

mulai kenal novel indonesia


Orang awam seperti saya yang tak akan pernah mengenal novel sebelumnya menjadi keranjingan karena hasil karya tersebut. Ya, hal tersebut dapat terjadi setelah fase remaja dan mengenal bahasa indonesia, dan kecanduan membaca novel di akibatkan guru bahasa indonesia kami tercinta Dra. Faidah, love u bu. Kurang lebih sudah 4 novel tebal yang habis saya baca. Padahal novel pertama saya yang amat tipis terasa begitu lama untuk dihabiskan, huft. Tapi setelah tau kenikmatan membaca yang sesungguhnya, rasanya menyesal saya membeli novel yang amat tipis itu, hahaha.

asli indonesia 2


Kayanya ga ada yah motor asli indonesia, jadi kalo orang indonesia mau kemana-mana tuh naik delman, atau sepeda, itupun juga yang asli indonesia yah, hahaha. Tapi pada kenyataannya anak muda jaman sekarang lebih suka membuat sejarah ketimbang mengenang sejarah. Bagaimana para pendahulu kita menyayangi bumi untuk kami-(anak turunnya), sedang mereka yang hidup di jaman sekarang justru menyianyiakan dan cenderung mencintai kebdaraan beremisi tinggi-(motor), yang akan menyebabkan pemanasan global dan sebagainya. Indonesia kan ga produksi motor, yaudah harusnya yang sayang indonesia ga pake motor, lagian pake motor kab bit’ah-(yang tidak ada dan tidak di pakai rosulullah saw), hehehe.

agama vs. negara

Dari segi pakaian, tidak semua sekolah formal negeri yang mengharuskan para siswa dan siswinya untuk berpakaian menutup aurat, padahal islam. Disisi pendidikan, sekolah berbasis agama hanya memberikan pelajaran bahasa daerah hanya sampai kelas tiga sekolah dasar saja dan selanjutnya lebih sering untuk ditekankan pada pelajaran bahasa arab, padahal orang indonesia. Ditinjau dari hari perayaan tahun baru masehi lebih meriah ketimbang tahun baru hijriyah, padahal orang islam.